Gubernur Jawa Timur Khofifah Hadiri Panen Perdana Bawang Putih Di Kabupaten Bondowoso.

Gubernur Jawa Timur Khofifah Hadiri Panen Perdana Bawang Putih Di Kabupaten Bondowoso.

Bondan,(SL)–.Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa bersama Bupati Salwa Arifin yang di dampingi Kepala Dinas Pertanian Ir.Dwi Wardana menghadiri panen perdana bawang putih Pusat Inkubasi Bisinis Syariah Majelis Ulama Indonesia ,Jatim Bondowoso.Acara Panen tersebut Bertempat di Desa Blawan, Kecamatan Ijen, Kabupaten Bondowoso.

Dalam Sambutannya Gubenur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa Menuturkan “Saat ini sudah terdapat calon investor asal Taiwan di Surabaya yang siap melihat dan menjangkau bawang putih,Hal ini harus dijadikan sebagai pintu masuk swasembada bawang putih. Sesuai aturan pemerintah, yaitu 5 persen penanaman investasi dalam negeri.Sementara terkait dengan tanaman bawang putih kata dia, biar hasil tanam bagus  harus disertai dengan bibit yang baik serta teknologi yang baik dan lahan yang cukup.”Tutur Khofifah.

Khofifah Juga Menjelaskan”Dengan DPL yang cukup maka MLDH Kecamatan Ijen akan mendapatkan kesejahteraan lewat swamsebada bawang putih,” jelasnya.

Sementara itu, Bupati Salwa Arifin menjelaskan, bahwa di Kecamatan Ijen memang terdapat potensi yang sangat besar.Khususnya di bidang Hortikultura salah satunya yaitu bawang putih. Sehingga tepat apabila memilih tempat ini sebagai pengembangan bawang putih,” kata Bupati Salwa.

Masih Bupati Salwa “Namun demikian kata dia, yang menjadi kendala adalah sarana akses jalan menuju lokasi penanaman.Semoga pemerintah provinsi dan tokoh-tokoh sekalian diharapkan membantu dalam pembangunan akses tersebut,Kami berharap agar Pemerintah Propinsi dapat Membantu Pembangunan Infrastruktur Jalan menuju lokasi.”pintanya.

Di Tempat Yang sama, Ketua Asosiasi Bawang Putih, Eko Setiadi mengatakan, bawang putih pernah menjadi Swasembada tahun 1980, tentunya tempat itu di Batu, Sembalun dan Bandung.Namun setalah tahun 2000 mengalami perubahan akibat pembukaan pasar bebas. Ini akibat harga impor bawang putih dari luar negeri lebih murah sehingga bawang putih kita kalah saing,” katanya.

Eko Setiadi JugaMenambahkan,”Bawang putih tumbuh subur dengan kualitas baik di daerah pegunungan.Namun kendalanya adalah akses jalan yang sulit ditempuh, sedangkan di negara lain seperti China bisa tumbuh di hamparan luas karena cuaca dan pengairan yang cukup. Ini juga menjadi PR kita untuk mengatasi masalah produksi,”Imbuhnya.

Turut Hadir  dalam panen Perdana swasembada Bawang putih diantaranya Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, Bupati Bondowoso Drs.KH.Salwa Arifin,Ketua Asosiasi Bawang Putih, ketua MUI Jatim, Ketua MUI Bond, Kepal Disperta sertaCamat Ijen 3/8/2019.

( Rehan).

redaksi