Puskesmas Perawatan Pagatan Tanggap Siaga Banjir

Puskesmas Perawatan Pagatan Tanggap Siaga Banjir

BATULICIN (SL) – Posko Peduli Bencana Banjir yang didirikan Pemerintah Kecamatan Kusan Hilir di halaman kantornya melibatkan berbagai pihak. Salah satunya adalah Puskesmas Perawatan Pagatan.

Kepala Puskesmas Perawatan Pagatan, Hj Andi Indah HM saat ditemui Selasa (11/06/2019) malam di posko tersebut menjelaskan pihaknya telah menyiapkan tenaga medis dan perawat untuk ditugaskan berjaga di posko.

“Kami menugaskan secara bergilir 2 dokter puskesmas dan 5 dokter intern. Sedangkan untuk perawat ada 16 orang yang bertugas secara bergantian yang terdiri dari 11 PNS, 1 PTT, 1 Tenaga Kontrak dan 4 orang TKS,” sebut Indah.

Menurutnya, keterlibatan itu selain membantu pelayanan kesehatan di wilayah terdampak banjir juga guna mengantisipasi kemungkinan apabila banjir meluas ke wilayah kerja Puskesmas Perawatan Pagatan.

“Saat ini ada 29 desa di wilayah kerja Puskesmas Perawatan Pagatan. Sementara daerah yang memiliki potensi terdampak banjir adalah desa-desa di sepanjang aliran Sungai Kusan seperti Desa Batarang, Mekarjaya, Beringin, Barugelang, Manurung, Mudalang, Pakkatelu, Rantau Panjang Hilir, Pulau Satu, Penyolongan, Muara Pagatan hingga Kelurahan Kota Pagatan,” tandasnya.

Ia melanjutkan, saat ini puskesmas menyediakan jenis obat-obatan untuk penanganan penyakit yang sering muncul dari dampak banjir seperti diare, gatal-gatal dan gangguan saluran pernapasan.

“Apabila terjadi sebuah bencana maka yang menjadi prioritas pelayanan adalah para ibu hamil, menyusui, balita dan lansia. Namun untuk saat ini, kami memberikan pelayanan kesehatan bagi para petugas dan relawan yang bertugas di posko bencana,” pungkasnya.

Untuk informasi, selain Puskesmas Perawatan Pagatan, Posko Peduli Bencana Banjir itu juga melibatkan Koramil, Polsek, Pos Damkar dan Pemerintah Kecamatan Kusan Hilir sendiri.

(Rel/ZUL)

redaksi