Literasi Sastra Menumbuh Kembangkan Karakter Bangsa

Oleh: Indah Khatulistiowati

 

 

Kegiatan membaca pada umumnya banyak orang yang berpandangan bahwa membaca adalah kegiatan yang membosankan dalam malah apalagi kalau kita sudah melihat buku-buku tebal yang harus kita baca demi kewajiban seperti siswa mahasiswa bahkan para guru.

 

Dalam kondisi seperti ini tentunya sangan memprihatinkan. Tentunya banyak solusi supaya kita gemar membaca. Membaca sastra misalnya. Membaca sastra  yaitu kegiatan membaca yang berhubungan dengan seni atau keindahan. Dalam membaca sastra, pembaca dituntut untuk mengaktifkan daya imajinasinya dan kreativitasnya agar dapat memahami dan menghayati isi bacaan. Setelah membaca karya sastra pembaca akan memperoleh pengetahuan dan pengalaman melalui karya sastra yang dibacanya. Disinilah letak kelebihan pembaca karya sastra dibandingkan karya-karya lain. Dari itulah kita akan memahami betul bahwa pentingnya kehidupan dengan banyak membaca sastra. Sastra menjadi suatu nilai yang real sastra banyak dijumpai dalam kehidupan sehari-hari. Sastra membuat hidup kita semakin berwana. Perlu kita ketahui bahwa telah membawa kita kedalam perubahan zaman dengan beberapa perubahan dan pergantian periode. Sastra sebagian dari nilai budaya yang harus tetap kita junjung nilai leluhur dari nenek moyang hingga pada perubahan ini. Membaca sebagai perkembangan karakter suatu bangsa dapat kita tanamkan supaya bisa terealisasikan dengan beriringnya waktu, yang menjadikan bangsa kita semakin berkembang dengan karakter-karakter yang dimiliki orang semua individu.

 

 

Mengembangkan karakter seseorang agar gemar membaca karya sastra tidaklah sulit. Buku Sastra telah menghadirkan bacaan yang asik dan menarik alias tidak membosankan. Dampaknya mereka selain akan kecanduan membaca merekapun akan mencoba membuat sebuah karya untuk dijadikan sebuah bacaan. Dari sinilah karakter seseorang akan dibangun menjadi manusia yang berwawasan luas akan ilmu bacaannya.

 

Perlu kita ketahui karya-karya sastra mencoba melukiskan hidup senyata-nyatanya,sedangkan cerita-cerita hiburan sering menghindarkan kenyataan-kenyataan itu, menutup-nutupinya, dengan maksud mengajak si pembaca melupakan kenyataan-kenyataan itu.

 

Terdapat pengertian tentang pengertian membaca sastra dalam perkembangan karakter bangsa ini. Menurut Guntur Tarigan membaca sastra adalah suatu karya sastra dapat dikatakan indah apabila baik dari segi bentuknya maupun dari segi isinya terdapat keserasian, keharmonisan yang satu dengan yang lainnya. Apabila seorang dapat mengerti seluk-beluk bahasa dalam suatu karya sastra maka semakin mudah dia memahami isinya serta menikmati keindahannya.

 

Pengertian membaca sastra digolongkan kedalam membaca estetis yaitu membaca yang berhubungan dengan seni atau keindahan. Dalam membaca sastra, pembaca dituntut untuk mengaktifkan daya imajinasinya dan kreativitasnya agar dapat memahami dan menghayati isi bacaan. Setelah membaca karya sastra pembaca akan memperoleh pengetahuan dan pengalaman melalui karya sastra yang dibacanya. Disinilah letak kelebihan pembaca karya sastra dibandingkan karya-karya lain.

 

Saya berpendapat bahwa sastra adalah nilai budaya yang lebih komplit dan etis, mengandung realita yang tidak bisa kita pungkiri, berkembangnya peradaban bangsa Indonesia telah mengandung sejarah panjang dalam perjalanan dunia sastra, membaca sastra telah mengajarkan kita kedalam kehidupan bangsa yang lebih bermartabat sehingga akan mengembangkan perkembangan karakter seseorang dalam kehidupannya. Membaca adalah keperluan jiwa yang harus kita tekankan dalam kehidupan, dengan membaca sastra kita akan mengetahui perkembangan budaya, seperti zaman dulu saat kita belum mengenal tulis-menulis ceritanya melalui mulut-kemulut (leluri) hingga sampai ini kehidupan yang semakin maju dan berkembang, tentunya sastra telah menghadirkan manusia yang cerdas dan kreatif dan akan membawa perubahan karakter anak bangsa yang gemar membaca sastra sebagai kebutuhan pokok hidupnya.

 

Banyak yang telah mengartikan pengertian tersebut dengan persepsi yang berbeda-beda, dengan tujuan yang sama. Karena dengan banyak membaca buku sastra kita akan menambah wawasan yang lebih luas dibandingkan orang yang tidak suka membaca. Denga membaca sesuai dengan judul makalah yang dibuat akan menguatkan kita pada kamajuan bangsa yang mempunyai karakter yang lebih dasyat lagi, karena sastra telah banyak menghadirkan suatu yang realistis yang real tentang kehidupan sehari-hari. Banyak difinisi dari berbagai para ahli bahwa kegiatan membaca itu sangat penting untuk menunjang pola pikir seseorang dalam proses perubahan karakter.

(ind)

 

Mungkin Anda juga menyukai