Berkunjung ke Museum WR Soepratman Sebelum Diresmikan Pemkot Surabaya

Oleh Lu’lu’ul Isnainiyah

 

 #Hiduplah tanahku

Hiduplah negriku

Bangsaku Rakyatku semuanya

Bangunlah jiwanya

Bangunlah badannya

Untuk Indonesia Raya

 

Indonesia Raya

Merdeka Merdeka

Tanahku negriku yang kucinta

 

Indonesia Raya

Merdeka Merdeka

Hiduplah Indonesia Raya#

 

Siapa yang tidak mengenal sepenggal lirik lagu diatas? Lagu yang dapat membangkitkan emosi kita serta lirik yang memiliki semangat juang tinggi yakni Lagu Kebangsaan Indonesia Raya. Bahkan saat kita berada dibangku Sekolah Dasar, setiap hari Senin wajib untuk melakukan upacara pengibaran bendera dengan diiringi lagu ini yang dinyanyikan dengan lantang oleh para siswa siswi disertai kepala menengadah kearah bendera dengan penuh penghormatan. Upacara serta menyanyikan lagu kebangsaan ini dilakukan untuk mengenang jasa para pahlawan dahulu yang penuh semangat untuk membebaskan Negeri dari jajahan orang asing.

Berbicara soal Lagu Kebangsaan Indonesia Raya tidaklah lengkap apabila kita tidak mengenal siapa pencipta dari lagu kebangsaan ini. Pengarang lagu ini adalah Wage Rudolph Soepratman atau biasa disebut WR Soepratman. Lahir pada 9 atau 19 Maret 1903 di Purworejo, Jawa Tengah dan meninggal pada 17 agustus 1938 di Surabaya, beliau juga termasuk pahlawan nasional Indonesia.

Saat ini kediaman WR. Soepratman masih berdiri kokoh yang berlokasi di jalan Mangga No 21 Surabaya. Tempat ini sangat mudah untuk diakses karena berada ditengah pemukiman warga serta dekat dengan Taman Mundu. Untuk masuk menuju ke rumah ini tidak perlu untuk menuntun motor, bias langsung dipakai dan bagi yang ingin mengunjungi harus lapor terlebih dahulu ke petugas sekitar rumah ini.

 

Sangatlah mudah untuk mengenali rumah ini, yakni di depan rumah terdapat patung WR.Soepratman sedang mengenakan baju khas beliau yaitu setelan Jaz berwarna krem dengan dasi bergaris hitam putih,  tidak lupa peci yang selalu ia kenakan, ditambah dengan beliau sedang memainkan biola. Patung yang terlihat sangan indah ini berdiri didepan rumah dan disampng patung ini terdapat tiang bendera yang sedang berkibar. Ditambah berbagai jenis tanaman yang ada diteras menambah keindahan rumah kuno yang didominasi warna krem putih ini.

Foto duplikat biola

Masuk lebih dalam ke rumah ini,kalian akan disuguhi oleh beberapa peninggalan beliau, seperti biola, lukisan beliau, serta fotonya bersama dengan sanak keluarga. Namun, untuk biola sendiri yang ia gunakan untuk menciptakan lagu Indonesia Raya merupakan duplikat dari Nicolsus Amatus, dan apabila anda sedang mengunjungi Museum Surabaya, kalian juga akan menemui biola yang sama.

Untuk warga Surabaya bersiaplah dibulan November ini, karena akan ada peresmian Museum WR Soepratman. Tidak hanya WR Soepratman, namun pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya juga akan meresmikan tiga museum pahlawan, yakni Museum WR Supratman, HOS Cokroaminoto dan Dr. Soetomo. Momen ini sengaja dipilih ketika bulan November karena bertepatan pada bulan perjuangan Arek-arek Suroboyo, yaitu November yang identic dengan Hari Pahlawan. Namun, menurut Wali kota Surabaya Risma  mengatakan, mengenai museum WR Supratman masih ada kendala dualisme. Karena, masih ada klaim antara Kabupaten Purworejo dengan Kota Surabaya.

Lu’lu’ul Isnainiyah

 

 

Mungkin Anda juga menyukai

1 Respon

  1. bulk sms ghana berkata:

    Hello there I am so happy I found your weblog, I really found you by error, while I was looking on Bing for something else, Nonetheless I am here now and would just like to say kudos for a remarkable post and a all round enjoyable blog (I also love the theme/design), I don’t have time to go through it all at the minute but I have saved it and also added in your RSS feeds, so when I have time I will be back to read more, Please do keep up the fantastic job.