Citra Geboy Rasakan Pahit Getir Sebagai Pedangdut

Surabaya (FM) – Bicara Music Dangdut, tak sedikit orang menganggap music dangdut adalah kampungan bahkan dipandang sebelah mata, namun nyatanya dangdut memiliki tempat teratas di hati para penggemarnya serta menjadi perhatian publik dari semua kalangan. Hal ini terbukti di tiap event atau acara hajatan, dangdut selalu dibanjiri penonton.

Diwilayah Jawa Timur khususnya, tak sedikit  grup music dangdut dengan tampilan para penyanyi  yang memiliki talenta. Mereka bersaing memberikan suguhan menarik  dan  terbaik bagi  para pecintanya. Apalagi soal artisnya, di Jawa Timur,  bermunculan juga para artis dangdut cantik yang  memiliki aksi panggung  menarik  juga menghebohkan.

Kali ini redaksi mengangkat Profile  salah satu penyanyi dangdut yang namanya tak asing di telinga masyarakat yaitu Citra Geboy. Keberadaan nama panggung Citra Geboy ini, nampaknya cukup mewarnai  di blantika music dangdut  negeri ini, dengan olah vocal dan aksi panggungya yang memiliki karakter tersendiri, sehingga kahadirannya di panggung selalu dinantikan masyarakat apalagi penggemarnya.

Seorang penyanyi solo karier yang kini tergabung di ‘Duo Naga’ ini mengungkapkan Karier yang ia jalani bukan diraih dengan cara instan. Namun pahit getirnya sebagai penyanyi dangdut tak sedikit yang ia rasakan, mulai dari penyanyi  antar kampong hingga ke café café. Tapi semua itu Ia jalani karena cintanya terhadap dangdut yang kini terbukti  dapat mendongkrak popularitasnya.

Nata Saeha Saputara SH, selaku penasehat  Citra Geboy, mengatakan disela kesibukan Citra yang selalu padat show, Citra merupakan sosok wanita yang gemar melancong di tempat tempat rekreasi alam terbuka  seperti  pegunungan,  pantai dan sebagainya. Hal itu dilakukan dengan keluarga, teman atau rekan se profesi ketika ada kesempatan.

Selain itu, Citra juga gemar soping di maal-maal untuk kebutuhan pribadi juga keluarga sekaligus  untuk mengisi waktu senggang.  Hal ini disampaikan Nata Saeha  saat menemani Citra Geboy tampil di acara Deklarasi Majelis Pers Nasional (MPN) yang diselenggarakan didepan  Glora Sepuluh Nofember Jalan Tambaksari Surabaya, beberapa waktu lalu. (red)

bersambung…………….

Mungkin Anda juga menyukai

6 Respon

  1. business plan berkata:

    We’re a group of volunteers and starting a new scheme in our community. Your web site offered us with valuable information to work on. You’ve done a formidable job and our entire community will be grateful to you.

  2. online school berkata:

    I’m not sure where you are getting your information, but great topic. I needs to spend some time learning more or understanding more. Thanks for excellent information I was looking for this information for my mission.

  3. Excellent read, I just passed this onto a friend who was doing some research on that. And he just bought me lunch because I found it for him smile Thus let me rephrase that: Thanks for lunch!

  4. News berkata:

    Nice read, I just passed this onto a colleague who was doing some research on that. And he actually bought me lunch because I found it for him smile So let me rephrase that: Thank you for lunch! “Too much sanity may be madness. And maddest of all, to see life as it is and not as it should be” by Miguel de Cervantes.

  5. Home Improvement berkata:

    As soon as I noticed this internet site I went on reddit to share some of the love with them.

  6. I simply want to mention I’m beginner to weblog and truly savored you’re web page. More than likely I’m going to bookmark your website . You surely have outstanding articles and reviews. Kudos for sharing with us your website page.